UGM Gelar Pelatihan Penanganan Kesehatan Mental

UGM Gelar Pelatihan Penanganan Kesehatan Mental

Pelatihan kesegaran mental diadakan didalam dua batch, tanggal 22 dan 26 Juni 2023. Adapun kesibukan berikut diikuti koordinator dan anggota PK4L di seluruh fakultas/sekolah, kantor pusat UGM dan UGM Residence. Kegiatan menghadirkan sebagian narsumber yang menyampaikan paparan berkenaan kasus kesegaran mental di kampus. Salah satunya, Kepala PK4L, Arif Nurcahyo, S.Psi., M.A., yang memaparkan peran mutlak PK4L didalam menangani kasus kesegaran mental. Oleh karena itu, harus peningkatan pemahaman dan pelatihan untuk melaksanakan berbagai usaha pencegahan persoalan kesegaran mental.

Dalam kesempatan berikut Arif terhitung menyampaikan prinsip-prinsip dasar dukungan psikologis pertama. Selain itu, ia terhitung menjelaskan berkenaan prosedur hadapi kedaruratan didalam usaha menyakiti diri atau orang lain atau bunuh diri. Turut didiskusikan cara-cara menyikapi laporan usaha bunuh diri dan orang lain. Kegiatan pelatihan ini digelar untuk membantu usaha didalam mewujudkan kampus sehat, terhitung kesegaran mental bagi seluruh sivitas UGM. Kesehatan mental merupakan satu berasal dari delapan program Health Promoting University (HPU) yang diinisasi sejak th. 2019 silam.

Selain kesegaran mental, program HPU lainnya adalah literasi kesehatan, peningkatan kesibukan fisik, pola makan sehat, zero tolerance pada kekerasan, perundungan dan pelecehan, zero tolerance narkoba, tembakau, dan alkohol, dan juga pembentukan lingkungan hidup sehat, aman dan disabled friendly, dan juga kesegaran reproduksi. Tak hanya itu, kesibukan ini terhitung seiring dengan komitmen UGM didalam mendorong pencapaian pembangunan terus menerus (SDGs), khususnya poin 3 yaitu menanggung kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi seluruh orang di segala usia.

Universitas Harvard Jadikan ChatGPT Guru Komputer

ChatGPT menjadi guru pc di Universitas Harvard. Kini udah saatnya para tenaga pengajar di dunia pendidikan cemas berkenaan Kedatangan kecerdasan buatan atau AI. Universitas Harvard dilaporkan berencana untuk menggunakan chatbot AI berkemampuan ChatGPT sebagai pengajar didalam kursus Ilmu Komputer. Bisa menjadi pekerjaan guru kini sebenarnya didalam bahaya besar, karena AI udah mampu mengambil alih perannya seiring sementara berjalan. Universitas Harvard sendiri mengakibatkan kemajuan didalam integrasi AI didalam program pengkodeannya. Karena itu, mereka berencana menggunakan chatbot AI berkemampuan ChatGPT, sebagai instruktur didalam kursus Ilmu Komputer 50: Pengantar Ilmu Komputer (CS50).

Instruktur program udah menyarankan bahwa guru AI dapat dikembangkan berdasarkan model GPT 3.5 atau GPT 4 OpenAI yang canggih. Ini berdasarkan komitmen Harvard untuk menggunakan teknologi AI canggih untuk target pendidikan. Program di mulai pada bulan September dan siswa yang terdaftar dapat diminta untuk menggunakan alat kecerdasan buatan ini.

“Harapan kita sendiri adalah, lewat AI, pada akhirnya kita mampu memperkirakan rasio guru:siswa 1:1 untuk setiap siswa di CS50, dengan berikan mereka alat berbasis perangkat lunak yang, 24/7, mampu membantu pembelajaran mereka dengan cepat dan cepat didalam model yang paling cocok untuk siswa secara individu,” kata profesor CS50, David Malan kepada The Harvard Crimson, dilansir https://www.bppp-tegal.com/ Rabu 28 Juni 2023. “Memberikan dukungan yang sesuai dengan pertanyaan khusus mahasiswa udah lama menjadi tantangan didalam skala besar lewat edX dan OpenCourseWare secara lebih umum, dengan begitu banyak mahasiswa online, supaya fitur ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa baik di didalam maupun di luar kampus,” papar Malan.